Belajar Java: Konsep
Pemrograman Java yang Harus dipahami
Pernah tidak kamu berpikir:
“Bagaimana cara program komputer
itu dibuat?”
“Bagaimana komputer mengeksekusi
program?”
Jika, iya.. maka ini artikel
yang harus kamu baca.
Pada kesempatan ini, kita akan
membahas dari dasar.
Sehingga kamu akan paham dengan
konsep pemrograman.
Baik itu di Java, maupun bahasa
pemrograman lain.
Siap?
Mari kita mulai…
Apa itu Pemrograman?
Pemrograman
adalah proses yang dilakukan untuk membuat program komputer.
Jadi, segala aktifitas yang kamu
lakukan untuk kembuat program disebut pemrograman atau programming.
Biasanya aktivitas ini meliputi:
1. Analisis
(analisis permasalahan);
2. Pembuatan
Algoritma atau Solusi;
3. Coding (Implementasi
algoritma ke dalam bahasa pemrograman).
Banyak orang yang salah saat
awal mulai belajar pemrograman.
Mereka mempelajari coding terlebih dahulu, tanpa tahu cara
menganalisis dan membuat algoritma.
Padahal coding adalah tahap akhir dari pemrograman.
Seperti katanya John Johnson:

“Pertama-tama, pecahkan dulu
masalahnya, lalu buat kodenya”
Banyak orang bisa coding, tapi tidak tahu mau buat apa, dan bahkan
kesulitan membuat programnya sendiri. Ini bisa jadi karena ia cuma
belajar coding saja.
Oleh sebab itu, ada baiknya
belajar Algoirtma dan computational thinking terlebih
dahulu sebelum mulai belajar coding.
Algoritma adalah cabang dari
ilmu matematika yang mengajari kita berpikir logis untuk menyelesaikan masalah.
Setidaknya, setelah belajar
algoritma.. kamu dapat menciptakan solusi sendiri dari permasalahan yang kamu
ingin selesaikan.
Setelah itu, langkah berikutnya
adalah coding dengan bahasa pemrograman.
Bagaimana Komputer
Mengeksekusi Program?
Program
komputer dibuat dengan bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman umumnya
menggunakan bahasa inggris. Bahasa ini mudah dipahami manusia. Tapi tidak bisa
dipahami komputer.
Komputer hanya bisa paham
sinyal 10101010, karena
komputer merupakan rangkaian elektronik yang hanya bisa hidup dengan listrik.
Sinyal ini juga disebut sinyal digital.
Adapun angka 1 menyatakan sinyal hidup,
sedangkan 0 menyatakan
mati.
Atau kita bisa bilang.
1
= on
0
= off
Sinyal ini nantinya akan
diproses oleh prosesor dan akan membangkitkan aliran listrik pada
rangkaian motherboard,
Simulasi CPU Intel 4004 (sumber:
pixeljoint.com )
sehingga komputer akan dapat
melakukan sesuatu seperti menampilkan teks ke layar, memutar musik, mencetak
dokumen, dan lain sebagainya.
Tapi…
Manusia tidak bisa memberikan sinyal
langsung dalam bentuk 10101010 ke
prosesor. Oleh sebab itu, diciptakanlah bahasa assembly.
Bahasa assembly merupakan bahas
rakitan yang dibuat dari kode mnemonic atau
kode simbol.
Misal:
Untuk perintah cetak huruf A ke layar, kode simbolnya
adalah mov
041,ah nanti kode ini akan diubah oleh assembler menjadi 10010011.
Coba perhatikan gambar berikut:
Berkat bahasa assembly, kita
bisa memberikan instruksi ke prosesor.
Tapi, bahasa assembly cukup
sulit dipahami manusia. Karena itu, diciptakanlah bahasa pemrograman yang
dengan bahasa inggris.
Coba perhatikan gambar ini:
Compiler berfungsi untuk
mengubah bahasa pemrograman menjadi bahasa assembly. Lalu assembler akan
mengubah bahasa assembly menjadi sinyal 10101010.
Hore!! 😀 kini kita
sudah bisa memberikan instruksi ke prosesor dengan bahasa yang kita pahami.
Jika ingin mencetak huruf A ke layar, tinggal gunakan
perintah:
print("A")
Ini sangat mudah dipahami,
dibandingkan harus coding dengan bahasa assembly.
Mengapa Kita butuh JVM?
Kita tidak
akan pernah puas dengan kecepatan prosesor saat ini, sehingga perushaan
pencipta prosesor berlomba-lomba membuat prosesor terbaiknya.
Saat ini kita kenal beberapa
vendor ternama seperti intel, AMD, IBM, dan ARM.
Tapi yang jadi masalah:
Beda vendor, beda juga kode
register bahasa assembly yang dipakai.
Mau tidak mau, kita harus compile program untuk tiap-tiap prosesor.
Kalau tidak..
Ya program yang kita buat hanya
akan bisa dipakai pada komputer tertentu saja. Misalnya, komputer yang pakai
intel saja.
Karena itu, diciptakanlah sebuah
mesin virtual. Mesin virtual ini meniru cara kerja prosesor sehingga bisa
mengeksekusi programa.
JVM (Java Virtual Machine) merupakan mesin virtual
untuk menjalankan program Java.
Apapun prosesor yang kamu
gunakan dan apapun sistem operasi yang kamu gunakan.. selama di sana sudah
terinstal JVM, maka kamu akan bisa menjalankan program Java.
Proses dalam Coding Java
Proses yang
akan kita lakukan saat coding java
adalah:
1. Menulis
kode program Java;
2. Melakukan
Compile;
3. Menjalankan
Program.
Coba perhatikan gambar ini:
Pertama Programmer menulis kode
program Java dan akan menghasilkan file dengan nama Program.java.
File Program.java kemudian
di-compile dengan compiler (javac) dan akan menghasilkan
file Program.class.
File Program.class merupakan
file yang berisi bytecode. Bytecode ini merupakan kode yang dipahami JVM.
Mirip-mirip seperti bahasa assembly.
Bytecode akan
dieksekusi oleh JVM, sehingga program pun berjalan.
Proses ini akan terus kita
lakukan selama coding Java.







